Cara Budidaya Udang Windu Lebih Cepat Besar

WONGJALUR.COM | Udang Windu – Produk hasil laut di Indonesia sangat bervariatif mulai dari ikan sampai udang. Masyarakat Indonesia sudah mengenal udang dalam bentuk masakan. Banyak varias resep makanan berbahan dasar udang. Satu jenis udang yang saat ini menjadi incaran tempat kuliner adalah udang windu dimana menjadi satu jenis yang banyak diminati. Tidak hanya itu, kini banyak pengusaha membudidayakan udang windu sebagai satu sektor vital dalam menambah perekonomian.

Berbicara mengenai budidaya udang, tentu akan membahas bagaimana cara membudidayakan udang agar hasilnya tergolong tinggi. Jika Anda berminat untuk membudidayakan udang cobalah melakukan berbagai cara berikut ini.

Cara Budidaya Udang Windu

Karena keunggulan dari udang windu lebih cenderung pada ukuran, maka Anda bisa melakukan budidaya dari jenis udang tersebut. Berikut beberapa cara untuk membudidayakan udang agar lebih cepat besar.

Lokasi Budidaya

Dalam menjalankan budidaya udang berjenis windu sebisa mungkin cari lokasi dengan suhu 25 sampai 29 derajat dan memiliki kadar garam sebesar 10-25ppm serta mempunyai kadar PH hingga 7-8. Siklus aliran air juga patut diperhitungkan karena jika lokasi semakin baik maka pertumbuhan udang windu semakin cepat.

Pemilihan Bibit

Mempersiapkan bibit udang jenis windu harus berkualitas tinggi. Spesifikasi dari bibit unggul jenis windu tidak berbeda jauh dari jenis udang lainnya, diantaranya berenang melawan arus, bergerak bebas, dan tidak ada cacat fisik.

Menebar dan Pembesaran Benih

Proses menebar benih harus melalui beberapa cara seperti menyeimbangkan suhu air kolam. Sebelum ditebar, bibit udang harus melalui proses diaklimitasi dalam jangkan waktu 20 sampai 30 menit. Sedangkan untuk proses pembesaran harus memperhatikan kondisi tambak, jika tambak dalam keadaan kering berikan pupuk urea dan kompos untuk merangsang pertumbuhan plankton dan lumut untuk pakan alami bagi udang.

Pemberian Pakan

Untuk hidup udang memakan plankton dan lumut, namun Anda masih bisa memberikan pakan tambahan berupa pellet ikan yang dibuat dari kepala udang yang sudah digiling halus. Intensitas pemberian pakan sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore.

Hama dan Penyakit

Memperhitungkan masalah hama dan penyakit  sangatlah penting karena bisa menyebabkan kegagalan panen. Rata-rata hama pada udang jenis windu dikarenakan hama burung yang memangsa udang. Untuk menghindari hama lain seperti ikan mujair sebaiknya gunakan ikan bandeng yang sangat ampuh membrantasnya. Sedangkan untuk menghindari hama burung gunakan jarring yang dibentangkan di atas tambak.

Proses Pemanenan

Dalam usia 5 sampai 6 bulan, udang windu sudah bisa dipanen. Rata-rata untuk kualitas udang yang bagus bisa mendapatkan takaran 7 – 8 ons per ekornya. Untuk bisa memanen udang windu memang cukup lama dibandingkan dengan udang jenis lain, tetapi dari hasilnya sudah pasti lebih baik dan berkualitas.

Meningkatkan perekonomian dengan memdudidayakan udang windu harus melalui beberapa langkah dari menyiapkan lokasi sampai memanen. Sama halnya dengan budidaya udang galah.

 

Sumber : http://infoperikanan.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *